Dia bukan seorang Prajurit yang dengan gagah berani membela bangsa ini demi meraih kemerdekaannya, bagiku dia adalah seorang pahlawan….

Dia juga bukan seorang veteran bangsa ini yang dengan gigih mengangkat bambu runcing untuk mengusir penjajah, bagi ku dia tetap seorang pahlawan…

Pahlawan yang sampai saat ini masih berjuang, berjuang menjalani hidup, berjuang mencari nafkah untuk menghidupi keluarga, berjuang melawan beratnya cobaan hidup ini di usianya yang mulai senja….

He is My Hero

Ayah, you are my Hero, trully, deeply, honestly…. Hero of they day until this world will end. Bukan Bangsa yang besar yang dapat menghargai para pahlawannya, tetapi adalah anak yang menghargai dan menghormati kedua orang tuanya, khususnya dirimu Ayah. Tak’an pernah kulupa ketika cobaan demi cobaan datang menghampiri hidup kita. Aku masih ingat ketika itu tangan ku harus terjepit pintu mobil saat harus menjadi kenek bersamamu.. Aku juga masih ingat sejak kecil aku tidak berani meminta uang jajan kepadamu, karena satu hal,..aku pernah merasakan susahnya mencari uang.

Aku tidak bisa membalas semua jasa-jasamu, semoga Allah memberikan Bintang Penghargaan yang tidak ternilai dengan apapun didunia ini.

so, He is My hero, Who’s yours??