Kongres Kaum Homoseksual di Surabaya

Menjadi tuan rumah untuk event-event yang membawa harum negeri ini mungkin menjadi kebanggaan tersendiri untuk kita,apalagi event tersebut dihadiri oleh negara-negara se-asia, tapi bagaimana jika negeri ini menjadi tuan rumah untuk sebuah kongres dimana para pesertanya adalah komunitas kaum Gay, lesbian dan biseksual???? Astagfirullah… semoga Alloh SWT tidak menurunkan azabnya kepada kita semua.

Untuk diketahui bahwa pada tanggal 26-27 Maret mendatang Surabaya diagendakan menjadi tuan rumah kongres regional Internasional Kaum Homoseksual dan Biseksual se-Asia ke-4. “Komunitas kaum gay, lesbian dan biseksual di Surabaya mulai memberanikan diri untuk eksis di tengah masyarakat. Untuk diakui sebagai komunitas tersebut, kita ditunjuk sebagai tuan rumah,” kata sekretaris panitia kongres Adi Purwanto di Surabaya.

Kongres ini diselenggarakan International Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender and Interessex Association atau (ILGA) sebuah organisasi komunitas lesbian, gay dan biseksual, di Asia. “Sebagai tuan rumah ditunjuk komunitas gay dan lesbian Surabaya yang tergabung dalam Gaya Nusantara. Kita menyipkan akomodasi serta kebutuhan teknis lainnya,” katanya. Kongres ini rencananyal diikuti 20 negara seperti Jepang, Filipina, Thailand, Singapura, Malaysia dan Indonesia sendiri sebagai tuan rumah. “Ada sekitar 200 peserta yang nantinya akan hadir dalam kongres ini, sebagian besar sudah menyatakan kesediaannya. Tinggal menunggu jadwal kedatangan,” ujar Adi.

Menanggapi rencana ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur langsung bereaksi. MUI Jatim dengan telah menolak rencana kongres tersebut karena bisa menyinggung perasaan umat Islam, bagaimana tidak, hampir 99,6 presen penduduk jawa timur adalah muslim. Sebagai kota pahlawan, adalah sebuah penghinaan jika kongres tersebut benar-benar akan dilaksanakan.

Sumber : esqmagazine

24 thoughts on “Kongres Kaum Homoseksual di Surabaya

  1. Dewa Bantal says:

    Gak cuman Islam doang sih ya, ajaran Kristen juga gak sejalan sama gaya hidup itu juga. Moral memang makin anjlog.

    Tapi jujurnya sih aku gak antipati kepada kaum2 tersebut, cuman kalau sudah yang jadi cari perhatian, minta diakui dan sebagainya… itu sudah melewati batas. Justru karena diadakan konggres demikian, mereka kayaknya tau kalo nurani mereka semua sadar kalo itu gak bener tapi pengen (MAKSA) di anggap bener.

    Terserah lah… makin lama makin explisit aja para manusia tersebut.

  2. hanif IM says:

    untung aja ijinnya dari polres gak turun, bisa kalap ntar muslim surabaya. bisa terjadi hal2 yang tidak diinginkan, dan semoga mereka sadar apa yang mereka lakukan.

  3. Alwi says:

    Ada-ada aja …. Astaghfirullahhal’adzim, Na’udzubillah Min Dzalik. Semoga tidak sampai terlaksana bisa2 dapat murkanya Allah seperti kaumnya Nabi Luth …..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s