Cukup miris buat saya pribadi melihat aksi eksekusi pembebasan lahan makam mbah priok dimana 2 pihak yang bersengketa melakukan aksi yang anarkis, apalagi melihat berita yang disampaikan oleh salah satu stasiun TV swasta dimana dengan jelas sekali para petugas melakukan tindak kekerasan kepada salah seorang pembela makam mbah priok yang hanyalah seorang REMAJA TANGGUNG.

Seandainya kedua belah pihak dapat menemukan jalan tengah atas masalah ini, mungkin korban jiwa tidak berjatuhan. Berdasarkan keterangan Kabid Informasi Publik Dinas Kominfo Pemprov DKI Cucu Ahmad Kurnia, pihaknya tidak akan menggusur makam Mbah Priok, justru akan dibuatkan monumen dimakam keramat tersebut dan yang akan dibongkar adalah bangunan disekitarnya juga gapura yang tingginya mencapai lima meter, hal serupa juga disampaikan Gubernur DKI Fauzi Bowo ketika menyampai rasa keprihatinannya atas insiden tersebut (antara)

Tuh kan….terprovokasi kah??? atau memang ada udang dibalik batu??
Semoga kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran berharga untuk kita semua.